Selasa, November 18, 2008

Bab 3: Sistem Informasi, Organisasi, dan Strategi

Organisasi harus waspada dan terbuka terhadap pengaruh Sistem Informasi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi baru. Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi merupakan hal yang rumit dan dipengaruhi oleh banyak faktor penengah, termasuk struktur, proses bisnis, politik, kebudayaan, lingkungan sekitar, dan keputusan manajemen pada organisasi. Sedangkan dampak yang diperoleh dari pengaruh Sistem Informasi terhadap organisasi adalah:
1. Dampak Ekonomi
Teknologi sistem informasi dilihat sebagai faktor produksi yang dapat digantikan dengan modal dan tenaga kerja tradisional. Sejalan dengan penurunan biaya TI, TI menggantikan tenaga kerja, yang secara historis merupakan biaya yang terus meningkat. Maka, TI harus menghasilkan penurunan jumlah manajer tingkat menengah dan pekerja administrasi seiring dengan TI yang menjadi pengganti tenaga kerja
Seiring dengan penurunan biaya TI, TI juga menggantikan bentuk modal lainnya sperti gedung dan mesin, yang tetap relatif mahal. Maka, dengan berjalannya waktu kita dapat berharap para manajer untuk meningkatkan investasi mereka pada TI karena penurunan biaya adalah relatif terhadap investasi modal linnya
2. Dampak organisasi dan perilaku
TI mendorong hak pembuatan keputusan lebih rendah terhadap organisasi karena para karyawan tingkat rendah menerima informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan tanpa pengawasan. Karena para manajer saat ini menerima sangat banyak informasi yang akurat dan tepat waktu, mereka menjadi lebih cepat membuat keputusan, sehingga lebih sedikit manajer yang dibutuhkan. Biaya manajemen berkurang sebagai persentase pendapatan dan hierarki menjadi lebih efisien. Dengan demikian maka struktur organisasi akan semakin rata bila dibandingkan dengan struktur hierarki tradisional

Strategi berdaarkan jaringan. Ketersediaan internet dan teknologi jaringan telah memunculkan strategi yang mengambil keuntungan dari kemampuan perusahaan menciptakan jaringan satu sama lain. Strategi berdaarkan jaringan termasuk pada:
1. Ekonomi Jaringan. Model bisnis yang berdasarkan pada jaringan dapat membantu perusahaan secara strategis dengan mengambil keuntungan dari ekonomi jaringan, misalnya situs internet yang terdapat komunitas pengguna, dimana pelanggan dapat berbagi pengalamannya
2. Strategi perusahaan virtual, yang menggunakan jaringan untuk menghubungkan orang-orang, aset dan ide, yamg memungkinkannya bersatu dengan poerusahaan lain untuk menciptakan dan mendistribusikan produk dan jasa tanpa dibatasi oleh batasan organisasi tradisonal atau lokasi fisik
3.Ekosistem bisnis adalah istilah lain dari jaringan pemasok, distributor, dan perusahaan outsourcing, perusahaan jasa transpotasi, dan pembuat teknologi yang cukup renggang namun saling bergantung

Jumat, November 07, 2008

Review pertanyaan kelompok 2

Salah satu cara untuk keunggulan dalam berkompetisi adalah dengan mengurangi biaya produksi. Mengurangi biaya dapat disini berarti dengan menggunakan sistem-sistem manajemen informasi yang baru yang biayanya lebih murah dibandingkan dengan sistem manajemen informasi yang sebelumnya, karena sistem manjemen informasi yang baru tersebut telah diuji dan dibandingkan dengan dengan yang terdahulu dan dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem yang baru contohnya pada mesin yang baru output yang dihasilkan lebih banyak bila dibandingkan dengan mesin yang lama atau input yang diperlukan lebih sedikit

Sabtu, Oktober 18, 2008

Sistem Infomasi pada Perusahaan Mesin Pencari Google

Layanan Google berjalan pada beberapa ladang server, setiap ladang berisi ribuan komputer komoditas bertarif rendah yang menjalankan versi linux, sebuah perhitungan tahun 2006 menyatakan bahwa terdapat 450.000 server, yang tersebar di 25 lokasi di seluruh dunia

Google juga membuat langkah untuk menjamin operasi mereka ramah lingkungan. bulan Juni 2007, Google mengumumkan bahwa mereka berencana untuk berstatus bebas karbon pada 2008, yang mencakup berinvestasi pada efisiensi energi, sumber energi yang diperbarui, dan tidak menggunakan karbon, seperti berinvestasi di proyek seperti mengumpulkan dan membakar metana dari kotoran hewan di pertanian-pertanian Meksiko dan Brazil.

Dari fakta diatas kita dapat lihat bahwa Google telah mempersiapkan sebuah sistem informasi yang begitu canggih sehingga dapat memimpin industri mesin pencari web di seluruh dunia sebagai stius pencari yang paling banyak dibuka oleh pengguna internet tidak sampai disitu saja bila dibandingkan dengan perusahaan sejenis biaya produksi yang dikeluarkan lebih rendah yang dapat kita lihat dari ribuan komputer komoditas bertarif rendah yang menjalankan versi linux.

Selain melancarkan suatu sistem informasi yang begitu canggih Google juga respon terhadap perkembangan lingkungan hidup dengan targetnya yang ingin agar dapat terbebas dari karbon pada tahun 2008 sehingga akan lebih menarik pengguna internet yang peduli terhadap lingkungan hidup dalam memakai internet ia akan lebih suka memakainya dalam berbagai keperluan.

Jadi, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Google menjalankan sistem informasi dengan meyediakan peralatan yang canggih sehingga akan memuaskan pelanggan dan dengan merespon isu-isu yang sedang berkembang yaitu pemanasan global yang disebabkan oleh pemakaian sumber listrik yang berasal dari bahan fosil